Selasa, 25 Mei 2010

ngeluh (lagi)

Di satu sudut jendela ini, menatap gedung-gedung tinggi di sekitaran Kuningan. Ditemani hujan yang mengguyur, petir yang menggelegar di langit Jakarta. Memanfaatkan fasilitas internet dengan username dan password senior, kembali saya merenung. Untuk kesekian kalinya. Entah berapa ratus, barangkali ribuan kali sudah saya lakukan.

Tentang hidup... Hidup ke depan yang saya tidak pernah tau akan jadi seperti apa. Apakah senang, bahagia, kesedihan atau luka yang menoreh. Sebenarnya saya ingin sekali pasrah. Ingin sekali ikhlas menjalani ini semua. Tapi tetap saja ada beberapa hal yang mengganggu.

Ingin sekali teriak sekeras-kerasnya. Tapi itu cuma bisa saya lakukan di Dufan. Which is need money to get in, and money is one of my (big) problem now. Kapan yah..masalah finacial saya akan selesai ?? Tidak usah pusing memikirkan uang. Tidak perlu putar otak kalau mau makan enak, beli baju, jalan-jalan.... Fffuhh..kapan yah,,kapan,,kapan,,kapaaaannn..... ???? :D

Mengandalkan seseorang sepertinya tidak mungkin. Saya harus benar-benar mandiri. Mencari uang untuk hidup saya sendiri. Karena pada dasarnya saya juga tidak terlalu suka bergantung (kalau saya masih mampu). Tapi sebagai seorang wanita (biasa), terkadang ada keinginan untuk bergantung pada seseorang. Mungkin suami saya nantinya. Tapi dilihat-lihat...dipikir-pikir...sepertinya semakin saya harus mandiri. Tidak boleh menjadi wanita (biasa), tapi jadi wanita (luar biasa), paling tidak untuk diri saya sendiri.

Pengen slow. Pengen ga ada beban...


== luv me ==

0 komentar:

Posting Komentar